memories, Uncategorized

Lepas Ikat Yang Membebat

Bila sewaktu lalu kau pernah membuatku merasakan lagi jatuh cinta lagi, hari ini juga, masih saja.  Namun kini bagiku, jatuh cinta tak semata pelepasan rasa, namun pencarian makna.

kemudian ketika ada versi yang berbeda di antara kita, maka mari kita lepas ikat kaki kita yang membebat, kita simpul saja, jalan ini mungkin bukan milik kita, atau ada cerita lain setelahnya. Karena kini aku belajar tentang hitam atau putih, tidak ada abu.

Bila tenggara jalan mu, nyata jalanku adalah utara. Tak hendak ku memaksamu mengutara, karena perjalanan haruslah waktu yang kau nikmati. Dan aku pun tak kuasa menenggara bersama mu, walau kau meminta ku untuk mencoba, jujur ini berat rasanya.

Kita sudahi saja, rasa rasa yang mengikat, hingga waktu terasa berat. Kini kau bebas mengikuti kata hatimu, mengejar cinta sejati barangkali, menemukan jawaban atas pertanyaan pertanyaanmu.

Bila kau bertanya, apakah aku masih mau  menunggu ? aku rasa tidak begitu. Aku akan menjalani arahku, menjalani juga kehidupanku, menjalani keyakinku.. Bila kelak kita bertemu lagi di suatu titik yang kita tidak duga, kita akan berjumpa dalam episode hidup kita yang berbeda.

 

Fn : Draft tulisan yang pertama dibuat  beberapa tahun yang lalu. Ah ternyata belum usia tulisannya, padahal “kisah” nya sudah usai. Ya udah kita sekalian aja di beresin tulisannya … ^^