Males Benget, Kalo Hidup Hanya Sekali

THE SOUL TRAVELER

Waktu itu saya sempat berbincang dengan seorang teman yang bisa dikatakan “Tidak Percaya Akhirat” dikatakan ateis tidak juga, dia mengidentitaskan dirimya memeluk ssuatu agama, namun dia “memilih” untuk tidak percaya akan ajaran agamanya

Bagi dia hidup ya sekarang ini, tidak ada hidup di kemudian hari setelah kematian. Dia memilih tidak percaya akhirat, entah karena dia mengandalkan logikanya entah karena dia tidak  tau, dan tidak mau tau. Yang jelas bagi dia, hidup ya sekarang, tidak usah memikirkan kehidupan lain nanti yang baginya sangat absurd.So, menurut dia sekarang puas puasakan lah hidup dengan apa yang kita mau, yang pengen kita kejar, pengen kita jalankan, cita cita pun cita cita dunia aja, ga usah muluk buat akhirat nabti, Karena baginya hidup cuma sekali.

Kami berteman baik, walau di ranah ini kami sering sekali berdebat masalah ini, dia keukeuh, “jangan mikirin hidup nanti yang ga jelas lah, nikmatin aja yg sekarang, berbuat terbaik pun…

View original post 306 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s