Kemudian

Dan kemudian ini adalah titik dimana kamu benar benar menyadari, sesiapa sebenarnya yang harus kamu perjuangkan, sesiapa yang pantas kamu berikan segalanya, tentang sesiapa yang selayaknya kamu perhatikan, sesiapa yang kamu berikan waktumu, upayamu, hatimu.

Sesiapa yang sering kamu abaikan, bahkan sering kamu lupakan, kamu nomor sekiankan, dengan dalih kesibukan atau pekerjaan.

Sesiapa yang selalu menanti hadirmu, pulangmu, ceritamu.

Sesiapa yang kasih nya tak terukur waktu. Sesiapa yang kasih nya utuh, murni, tanpa pretensi.

Sesiapa yang kadang kau merasa cukup baktimu, tapi sebenarnya itu tidak seberapa, belum ada apa apanya

Sesiapa yang doa doanya suci untukmu, selalu. Ibu mu ….

#Bismillah …

One thought on “Kemudian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s